Divine-Querying Master Smith
HEAD
Smith's Fire Beast Mask
Menempa senjata ilahi dengan kekuatan "Flint Emperor" hanya bisa dilakukan oleh pengrajin yang ahli.
Meskipun heliobus raksasa yang seperti "matahari biru" sudah lama tertidur, tapi memanfaatkan nyala apinya sangatlah berbahaya. Kesalahan sekecil apa pun dapat menjerumuskan pengrajin ke dalam ilusi mental.
Penduduk Xianzhou berumur panjang, dan kehidupan yang lama itu mengendapkan terlalu banyak cinta, amarah, dendam, serta kebencian dalam hati. Gejolak emosi sekecil apa pun di hari-hari biasa bisa diperbesar menjadi ilusi yang sanggup menghancurkan mental seseorang.
Sejak berdirinya Xianzhou Zhuming, tak terhitung banyaknya pengrajin yang kurang berpengalaman maupun yang ahli dan berpengalaman, yang kesadarannya dikuasai oleh heliobus hanya karena kehilangan tekad sesaat. Mereka berakhir saling membantai dalam kemarahan, atau menjadi gila karena gagal menciptakan karya yang memuaskan.
Saat Jenderal Huaiyan menjabat sebagai Furnace Master, beliau secara khusus menempa topeng binatang api ini, agar para pengrajin yang keteguhan hatinya belum stabil bisa terhindar dari korosi hawa panas dan tetap sadar.
Tapi selalu saja ada orang yang tidak mau mengikuti peraturan.
Tetua Ribhu yang menjaga Flamewheel Forge ingat betul bahwa si jenius dari spesies berumur pendek yang bernama "Yingxing" tidak ingin pandangannya dihalangi oleh topeng saat bergabung dengan Flamewheel Forge untuk menempa pedang.
Mereka sudah sering melihat anak muda yang sombong karena bakatnya. Mereka pun hanya menunggu kesadarannya lepas kendali, agar bisa memberinya pelajaran dan meredam sifat angkuhnya.
Setelah sesaat, dua jam, sehari semalam, semakin banyak orang yang datang ke Flamewheel Forge untuk menonton. Sosok pemuda itu tampak terdistorsi akibat kepulan asap, namun besi tempa tidak pernah berhenti.
Mereka tidak bisa melupakan momen saat proses penempaan selesai. Bilah pedangnya bagaikan air di musim gugur, memantulkan tatapan mata pemuda itu yang sedingin es.
