BitTopup Wiki
Kembali ke Daftar

Konjektur Masuk Akal mengenai Mekanisme Permainan Bulan Imajinasi

Content

Konjektur Masuk Akal mengenai Mekanisme Permainan Bulan Imajinasi

Seperti yang diketahui, Permainan Bulan Imajinasi diikuti oleh delapan Penghadap. Mereka mempersembahkan keajaiban untuk Aha dan Planarcadia. Penghadap yang memperoleh cukup Wishpower akan memenangkan permainan dan menerima kuasa ilahi selama satu menit dari The Laughter. Tapi, pernahkah para pembaca memikirkan sebuah pertanyaan yang serius? Berapa banyak "Wishpower " yang dianggap cukup untuk menyatakan seorang penghadap menjadi pemenang? Seandainya kita menukarkan Wishpower yang tersimpan di dalam topeng Penghadap menjadi Wishbae, apakah jumlahnya 1 miliar Wishbae? Atau lebih? Tidak tahu, kan? Kebetulan sekali, aku juga tidak tahu. Selanjutnya, aku akan menjabarkan dua konjektur utama yang paling meyakinkan di antaranya, dan memberikan kesimpulan pribadiku. Teori Maksimalis Ekstrem Standar kemenangan Permainan Bulan Imajinasi adalah jumlah Wishpower yang sangat besar dan jelas, dan hanya mungkin dicapai jika perhatian setingkat planet terus-menerus terpusat pada satu orang yang sama. Sebagian besar orang di utopia, termasuk para ahli Wishpower, memiliki pandangan yang sama. Ketika Departemen Pertahanan Anomali berhasil menemukan cara untuk memasuki Pelataran Bulan Imajinasi dan memahami sebagian progres permainan melalui pengamatan altar yang sesuai dengan setiap topeng, pandangan tersebut pun mendapatkan bukti pendukung. Namun pada kenyataannya, hasil pengamatan altar lebih mendekati persentase penyelesaian standar, alih-alih angka yang dapat diukur. Di dunia akademis Wishpower, tidak sedikit yang menggunakan hal ini sebagai argumen untuk mengkritik pandangan tersebut. Teori Suasana Hati Aha Berhubung ini adalah permainan Aha, bukankah membosankan jika standarnya sudah ditetapkan? Argumen ini menunjukkan bahwa Permainan Bulan Imajinasi, dan Bulan Imajinasi itu sendiri, adalah kotak hitam raksasa buatan Aeon. Tindakan apa yang dapat memicu Wishpower? Sudah banyak penelitian yang membuktikan bahwa timbulnya Wishpower dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti perkembangan tren, lingkungan sosial, sistem pendidikan, dan lain-lain. Sementara itu, seluruh Wishpower milik Penghadap tersimpan di dalam topengnya, dan jumlah spesifiknya tidak dapat diamati hingga permainan berakhir. Saat melihat catatan di masa lalu, kita akan menemukan bahwa terkadang, pemenang seakan memenuhi persyaratan hanya dalam beberapa hari. Terkadang, para penghadap justru harus berusaha sekuat tenaga untuk bisa mengumpulkan Wishpower hingga penuh. Jika demikian, mungkin sejak awal Wishpower hanyalah kedok semata, dan syarat kemenangan yang sesungguhnya hanyalah membuat Aha tertawa lepas dari lubuk hatinya. Teori Perubahan Dinamis Poin-poin berikut hanyalah pendapat sederhanaku setelah menggabungkan pengalaman para pendahulu. Dengan ini, kusajikan sebagai hiburan untuk teman-teman sekalian. Pertama, kita bisa memastikan bahwa standar kemenangan pastilah Wishpower yang sangat besar. Jika tidak, Aha tidak perlu mengadakan permainan secara besar-besaran untuk menarik perhatian seluruh penghuni utopia. Kedua, meskipun Wishpower milik Penghadap tidak dapat diamati secara pasti, kalangan akademis pernah mencoba melakukan ekstrapolasi kisaran kasarnya melalui pengalaman dan data sehari-hari, dan hasilnya sangat mencengangkan. Dalam beberapa Permainan Bulan Imajinasi yang tercatat, total Wishpower yang mengalir sama sekali tidak memiliki pola. Bahkan pada suatu periode, syarat kemenangan Wishpower adalah dua kali lipat dari periode sebelumnya. Kalau begitu, faktor apa yang telah kita abaikan dalam Permainan Bulan Imajinasi? Jawabannya adalah penduduk utopia. Sebagai permainan yang memenuhi kebutuhan utopia untuk menyerap Wishpower, mungkin syarat kemenangan permainan ini juga bersifat dua arah. Seiring perubahan zaman, pemahaman dan kebutuhan penduduk utopia akan "Elation" juga berubah. Ketika suasana hati utopia secara keseluruhan sedang suram, tentu dibutuhkan upaya lebih untuk memuaskannya. Berdasarkan hipotesis ini, utopia secara keseluruhan bagaikan seorang manusia raksasa dengan keinginan yang terus berubah, dan Penghadap yang mampu memenuhi keinginan itulah yang akan memenangkan Permainan Bulan Imajinasi. Jika dilihat dari sudut pandang ini, bukankah fakta bahwa Permainan Bulan Imajinasi kembali diadakan setelah hanya lima belas tahun menunjukkan bahwa kita semakin serakah dan semakin sulit untuk dipuaskan?