Shining Aria

Shining Aria

Album pertama yang dirilis setelah terbentuknya Angels of Delusion memiliki gaya musik yang energik dan bersemangat, namun penjualannya tidak bagus. Sebagai salinan master yang disimpan sebagai kenang-kenangan, di bagian belakang lirik lagu tertulis kata-kata dukungan yang ditulis oleh "penggemar" untuk mereka.
Nama
Shining Aria
Kelangkaan

Tier-S/Tier-A/Tier-B

Agen Terkait
Sumber
  • Patroli Area: Tipu Daya dan Muslihat
    Toko Musik

Versi Rilis

2.5 — Menjadi Pelita dalam Kegelapan

Ringkasan Efek Set

Meningkatkan Ether DMG

Efek Set

Efek Set 2 Buah

Ether DMG +10%

Efek Set 4 Buah

Saat penggunanya melancarkan Basic Attack dan mengenai musuh, Anomaly Proficiency-nya meningkat sebesar 36 poin selama 8 detik. Memicu ulang akan memperbarui durasi. Saat ada musuh yang dalam Status Stun di medan pertempuran, DMG yang diakibatkan oleh penggunanya meningkat sebesar 25% selama 18 detik. Memicu ulang akan memperbarui durasi.

Komposisi Set

Shining Aria

HP%, ATK%, DEF%, Impact, Anomaly Mastery, Energy Regen

"Ini bukanlah pemberhentian terakhir, melainkan pembukaan untuk menyatakan keberadaan kita"

"Mari kita mulai bab musik milik kita"

"Angels of Delusion — Yang Terhebat di Dunia!"

"✧⁺⸜(●′▾‵●)⸝⁺✧"

HP%, ATK%, DEF%, PEN Ratio, Physical/Fire/Ice/Electric/Ether DMG Bonus

"Saat lampu neon kota menenggelamkan segala kebisingan

Apakah kamu akan kedengaran? Apakah kamu akan kelihatan?

Idola baru yang lahir dari delusi."

HP%, ATK%, DEF%, CRIT Rate, CRIT DMG, Anomaly Proficiency

"Meski suara saat ini belum begitu lantang

Namun perasaan ini akan menjadi sayap malaikat"

DEF

"Cermin di ruang latihan memantulkan kegigihanku

Benih yang disiram keringat, pada akhirnya akan mekar menjadi harapan"

"Pasti akan mekar!"

ATK

"Meski impian tak sempurna, telapak tangan terasa hangat

Percayalah suatu hari nanti, akan sampai ke sisimu"

"Di sisimu!"

HP

"Berjinjit kurasakan beban terangkat, membawaku melayang di atas langit

Melawan arus angin yang berubah, menyentuh tempat sinar mentari bersinar"

"Mimpiku, terbanglah!"